Wawasan




APAKAH DOSA ZINA DAPAT DIAMPUNI? (zina muhsan)


Apakah dosa zina itu d ampuni oleh ALLAH? Jawaban adalah YA ia bisa melakukan taubat.  Jika taubatnya diterima oleh Allah SWT, maka YA dapat diampuni dosanya semuanya.

Hal ini sesuai dengan firman Allah :
Katakanlah, Wahai hamba-hambaKu yang melampaui batas, terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dial-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (Q.S. Az Zumar: 54)
Dari Abu Dzarr al-Ghifary RA., dari Nabi SAW., meriwayatkannya dari Rabb-nya bahwa Allah berfirman (dalam hadits Qudsi) : Wahai para hamba-Ku, sesungguhnya kalian berbuat kesalahan di malam dan siang hari sedangkan Aku mengampuni semua dosa; maka minta ampunlah kepada-Ku, niscaya Aku ampuni kalian. (H.R. Muslim)

Abu Dzar r.a. berkata : Nabi SAW bersabda : ‘Telah datang kepadak u utusan Tuhanku dan memberitakan bahwa barang siapa yang mati dari umatku dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan suatu apapun pasti masuk surga’. Lalu aku bertanya : ‘Meskipun ia berzina dan mencuri?’ Nabi SAW menjawab :’Meskipun ia berzina dan mencuri’. (H.R. Bukhari Muslim I/59 dalam kitab Alu’lu wal  Marjan)
Namun semua dosa di sini ada yang tak bisa diampuni yaitu dosa syirik (menyekutukan Allah dengan sesembahan yang lain)
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (Q.S. 4 : 48)

Senada dengan ayat di atas dalam hadits dikatakan : dari Anas bin Malik r.a. dia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Allah SWT berfirman, “Wahai anak Adam, sepanjang engkau memohon kepada-Ku dan berharap kepada-Ku, maka akan Aku ampuni apa yang telah kamu lakukan. Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, jika dosa-dosamu sebanyak awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku akan Aku ampuni. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang membawa kesalahan seluas dunia, kemudian engkau datang kepada-Ku tanpa menyekutukan (tidak syirik), maka Aku dengan sesuatu apapun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sebesar itu pula.” (HR. Tirmidzi, menurutnya hadits ini hasan shahih.”)
Pertanyaannya adalah apakah taubatnya itu diterima Allah? Hal itu kembali kepada hak Allah untuk menerima taubat itu atau tidak. Nah agar diterima taubatnya, haruslah taubatan nasuha (taubat yang sungguh2).

 Syarat taubat nasuha yang diterima adalah :
Berangkat dari ilmu, dia mempelajari ayat-ayat Allah dan kemudian memahami keburukan dari perbuatannya sehingga membenarkan (tashdiq) dan mengimaninya sebagai sebuah perbuatan keji dan mungkar. Dengan cara ini Anda dianggap dulu belum nyadar atau belum tahu.
“Sesungguhnya tobat di sisi Allah hanyalah tobat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran ketidaktahuan, yang kemudian mereka bertobat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima tobatnya oleh Allah.” (Q.S.4 : 17-8).

“Sesungguhnya Tuhanmu mengampuni orang-orang yang mengerjakan kesalahan karena kebodohan (tidak tahu) lalu mereka bertobat” (Q.S. 16:119) 

Sesungguhnya Allah memberikan kelebihan bagiku dengan memaafkan umatku dalam kesalahan yang tidak disengaja atau lupa dan dipaksa melakukannya (H.R. Ibnu Majah)

Karena sudah meng-ilmu-i, dan memahami maka kini ia benar-benar menyesali perbuatannya. Terkadang ia benar-benar membenci dan menangis dalam sholatnya menyesali perbuatannya itu. Oleh karena itu Allah sangat mengapresiasi (memberi penghargaan lebih) atas air mata yang tumpah ketika menyesali dosa dalam kesendirian sholat di tengah malam.

Dan, mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk.” (Q.S.  17:109). Nabi Muhammad SAW juga bersabda.”“Tidak akan masuk neraka seseorang yang menangis karena takut kepada Allâh sampai air susu kembali ke dalam teteknya. Dan debu di jalan Allâh tidak akan berkumpul dengan asap neraka Jahannam”.(H.R. at-Tirmidzi, no. 1633, 2311; an-Nasâ‘i 6/12; Ahmad 2/505; al-Hâkim 4/260; Al-Baghawi dalam Syarhus Sunnah 14/264).

Dia berjanji tak akan mengulanginya lagi dan hal ini dibuktikan dengan menjauhi lingkungan atau situasi kondisi yang bisa membawa kembali ke arah perbuatan dosa itu. Jika kembali lagi dan tobat lagi lalu kembali lagi terus menerus demikian maka itu akan dianggap melecehkan Allah dan tidak akan diterima tobatnya.
“Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang kamu dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia.” (Q.S. 4: 31).
“Allah memperingatkan kamu agar jangan mengulangi lagi kejadian seperti itu untuk selamanya jika kalian benar-benar orang yang beriman” (Q.S. 24:17)

“Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.”(Q.S. 3: 135)

Sesungguhnya orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (lagi),lalu  kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (Q.S. 4:137)

Dia mengimbangi / menimpali dosanya dengan melakukan sebanyak-banyaknya ibadah dan amal sholeh agar kelak timbangan kebaikannya melebihi amal buruknya.
“Dirikanlah sholat di kedua tepi siang  dan pada bagian permulaan malam. Sesungguhnya amal baik (hasanat) menghapuskan amal buruk (Sayyiaat). Itulah peringatan bagi orang-orang yang mau ingat” (Q.S. Hud : 114)
“..kemudian keburukan mereka Kami ganti menjadi kebaikan” (Q.S. Al A’raaf : :95)

iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik maka kebaikan itu akan menghapuskan keburukan itu …” (H.R. At Tirmidzi no. 1978, Ahmad V/153, dihasankan oleh Syaikh Albani dalam Shahiihul Jaami’no. 97)
“Seorang lelaki terlanjur mencium wanita ajnabiy (bukan mahram), lalu ia datang kepada Nabi saw. memberitahu hal itu. Maka Allah menurunkan (firman-Nya): ‘Tegakkan sholat pada pagi dan sore, dan pada waktu malam. Sesungguhnya kebaikan itu dapat menghapus keburukan’. Maka orang itu bertanya: ‘Apakah hukum ini khusus untukku’? Jawab Nabi saw: ’Untuk semua umatku’ “. (H.R.Bukhari Muslim Alu’lu wal Marhan II/ 1758 )

Dari Abu Dzar Jundub bin Junadah dan Abu Abdirrahman Mu’adz bin Jabal r.a., bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Bertakwalah kamu kepada Allah di mana pun kamu berada, iringilah kesalahanmu dengan kebaikan, niscaya ia dapat menghapuskannya dan pergaulilah semua manusia dengan budi pekerti yang baik.” (H.R. Tirmidzi).

Merahasiakan aibnya dan tidak membeberkan aibnya kepada orang lain. Jika Allah telah menutupi aibnya maka akan murka jika orang tsb justru membuka aibnya sendiri. Dan hal ini bisa menyebabkan tobatnya tidak diterima, karena dianggap melakukan perbuatan dosa secara terang-terangan.
Rasulullah bersabda: “Semua ummatku akan diampuni dosanya kecuali orang yang mujaharah (terang-terangan dalam berbuat dosa) yaitu seorang yang melakukan perbuatan dosa di malam hari, kemudian Allah telah menutupi dosanya itu hingga pagi hari, tapi kemudian dia berkata : wahai fulan semalam saya berbuat ini dan berbuat itu. Padahal Allah telah menutupi dosa tersebut semalaman, tapi di pagi hari dia buka tutup Allah tersebut.” (H.R. Bukhari Muslim)

Musnad Ahmad 21096: Telah bercerita kepada kami ‘Abdullah telah bercerita kepadaku ayahku. telah bercerita kepada kami ‘Abdur Rahman bin Mahdi dan Abu Sa’id keduanya berkata; Telah bercerita kepada kami Za`idah dari ‘Abdul Malik bin ‘Umair. Berkata Abu Sa’id telah bercerita kepada kami ‘Abdul Malik bin ‘Umair dari ‘Abdur Rahman bin Abu Laila dari Mu’adz bin Jabal berkata; Seseorang mendatangi Nabi s.a.w. lalu berkata; Wahai Rasulullah! Bagaimana menurut Tuan tentang seseorang yang bertemu dengan seorang wanita yang tidak dikenalnya kemudian ia tidaklah ia menggauli istrinya kecuali pasti bermesraan dengan wanita asing itu namun tidak ia tiduri. Berkata Mu’adz bin Jabal; Kemudian Allah AzzaWaJalla menurunkan ayat ini, “Tegakkanlah shalat didua ujung siang dan sebagian malam sesungguhnya kebaikan-kebaikan menghapus kesalahan-kesalahan.” Berkata Mu’adz bin Jabal; Kemudian Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda padanya; “Berwudhulah kemudian shalatlah.” Berkata Mu’adz bin Jabal; Saya bertanya; Wahai Rasulullah! Apa khusus untuk dia atau untuk seluruh kaum mu`minin. Rasulullah s.a.w. bersabda; “Untuk seluruh kaum mu`minin.”

Dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu dia berkata:
“Seseorang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, maka dia berkata: Sesungguhnya saya telah menikmati perempuan dari daerah Madinah yang paling jauh dan saya telah bersenang-senang dengannya tanpa menyetubuhinya. Saya telah hadir di hadapan engkau untuk mengikuti keputusanmu. Maka segerakanlah hukuman atas saya menurut keinginan engkau. Umar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Allah menutupi kesalahanmu jika engkau menutupi kesalahanmu. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak menanggapinya sedikitpun, sehingga orang itu pergi, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menyuruh seseorang mengikutinya, lalu beliau shallallahu ‘alaihi wasallam memanggilnya dan membacakan (ayat) kepadanya. Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam membaca:

“Dan dirikanlah shalat pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bagian permulaan dari malam, sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk.” (QS. Hud: 114)

Seseorang dari kaum berkata kepada beliau shallallahu ‘alaihi wasallam: Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, apakah ini khusus baginya atau untuk semua orang? Maka beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Untuk semua orang…” (Diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi)

Hukuman Bagi Pelaku Zina yang Belum Pernah Menikah

Para ahli fiqih telah sepakat bahwa orang merdeka yang belum menikah jika melakukan zina maka dicambuk 100 kali baik laki-laki maupun perempuan

karena Azza wa Jalla berfirman:
“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah rasa belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nur: 2)
Imam Syafi’i dan Ahmad berpendapat bahwa pelaku zina ini diberi hukuman cambuk dan diasingkan selama 1 tahun sebagaimana pendapat yang benar dari para ulama. Demikian itu karena ada hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menetapkan hukuman untuk orang yang berzina dan belum menikah dengan diasingkan selama satu tahun dan ditegakkan hukuman (cambuk) atasnya.

Dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

     “Ambillah oleh kalian hukuman (bagi pezina) dari saya, ambillah oleh kalian (hukuman bagi pezina) dari say sesungguhnya Allah telah menjadikan hukuman yang jelas untuk mereka (para pezina) : laki-laki yang belum menikah (berzina) dengan gadis dicambuk 100 kali dan diasingkan selama 1 tahun sedangkan laki-laki dan perempuan yang sudah menikah dicambuk 100 kali dan dirajam.”





Beliau mengasingkan orang berzina yang belum menikah, demikian pula khalifah ar-rasyidin. Adapun jika yang diasingkan adalah wanita, maka tidaklah dia diasingkan kecuali bersama mahram atau suaminya karena wanita adalah aurat.



 


Hukum Merayakan Hari Lahir (ulang tahun) Seseorang


Apa hukum merayakan berlalunya satu atau dua tahun atau lebih atau kurang dari dua tahun dari kelahiran seseorang yang biasa disebut ulang tahun atau meniup lilin. Dan apa hukumnya menghadiri pesta perayaan ini. Apakah bila seseorang diundang pada acara tersebut wajib menghadirinya ataukah tidak.
Alhamdulillah. Dalil-dalil syariat dari kitab dan sunnah menunjukkan bahwa perayaan hari ulang tahun termasuk bid'ah yang diada-adakan dalam agama yang tidak ada asalnya dalam syariat yang suci dan tidak boleh memenuhi undangan tersebut karena hal itu berarti mendukung dan mendorong kepada kebid'ahan dan Allah Ta'ala berfirman:
"Atau apakah mereka mempunyai sekutu-sekutu yang menetapkan syariat bagi mereka berupa agama yang tidak diizinkan oleh Allah."

Dan firman Allah:
"Kemudian Kami jadikan kamu di atas syariat dari urusan itu maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya mereka tidak akan dapat menolak dari kamu dari siksa Allah sedikitpun. Dan sesungguhnya orang-orang yang dhalim itu sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Dan Allah adalah Pelindung bagi orang-orang yang bertaqwa." (Q.S Al Jatsiyah : 18).


Dan Allah berfirman:
"Ikutilah olehmu apa-apa yang diturunkan kepadamu dari Rabbmu. Dan janganlah kamu mengikuti penolong lain selain-Nya. Sedikit sekali di antaramu yang mengambil pelajaran."

Ada hadits yang shahih dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam bahwa sesungguhnya beliau bersabda:
"Barangsiapa yang mengamalkan satu amalan yang tidak ada perintahnya dari kami maka dia tertolak."
Dikeluarkan oleh Muslim di dalam shahihnya.
Dalam hadits lain beliau bersabda:
"Sebaik-baik ucapan adalah kitab Allah dan sebaik baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalam . Dan sejelek-jelek urusan adalah hal yang diada-adakan dan setiap kebid'ahan adalah sesat."
Hadits-hadits yang semakna dengan ini sangat banyak.
Kemudian perayaan ini selain bid'ah munkaroh yang tidak ada asalnya dari syariat juga di dalamnya terkandung tasyabbuh (menyerupai) dengan Yahudi dan Nashara tentang peringatan hari lahir. Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam telah bersabda mewanti-wanti dari sunnah dan jalan hidup mereka:

"Kalian pasti akan mengikuti sunnah orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal sehingga seandainya mereka masuk ke lubang biawak pun pasti kalian akan memasukinya." Mereka bertanya: "Wahai Rasulullah, apakah mereka itu Yahudi dan Nashara ?" Beliau menjawab: "Siapa lagi ?" Dikeluarkan oleh Bukhari Muslim daalam Shahihain.
Dan makna " Siapa lagi ?" artinya merekalah orang-orang yang dimaksud dengan perkataan Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam ini. Beliau Shalallahu 'Alaihi Wasallam pun bersabda:
"Siapa yang menyerupai suatu kaum maka dia termasuk kaum itu."




"Tarbiyatul Aulad"



  Mendidik anak merupakan komponen penting dalam membentuk  keluarga sakinah.
Tentunya dg memilih calon ibu yg sesuai dg anjuran nabi ` Utamakan Agama diatas pangkat , keturunan & , kecantiikan`. Nah iniPR berat buat para calon ayah yg menginginkan anak sholeh . Berat , namun bila ada niat pasti ada jalan # senyum :)

                                 
 


    cont diatas bukan mutlak terjadi namun kemungkinan besar seperti itu. apabila bunda nya baik pasti anaknya baik?. apakah menjamin ??

     oww ada yg bilang blm tentu , ada tuh tetangga yg ibunya shalihah tp anaknya bukan main nakalnya.
sepintas kita ikut manggut'',  `` iyaa ya bener juga `` namun bila menelusuri leih jauh saya berfikir ibunya shaliha saja anaknya g baik gimana kalo ibunya nggk baik mau jd apa itu anaknya ".

     tp sepintas memandang sekeliling saya presentasenya kecil, memang jika ibunya baik anaknya juga baik. kalo ada yg protes ya itu pengecualian alias beberapa anak saja yg memang jadi anugerah untuk menaikkan derajat orang tuanya #pahala

           menjadi ibu yg baik memang berat (meskipun saya blm jd ibu tp saya tau, krn temen'' saya banyak yg ibu'' ^_^) .Sunatullah bahwa yg mendidik anak adalah ibunya.
kunci utama yg harus diajarkan seorang ibu adalah tauhid seperti kisah luqman AS yg digelari Al-Hakim yg memiliki hikmah
& kuncinya ibu harus tahu dulu baru mengajarkan kdp anak''nya. inilah nilai penting bahwa ibu harus terus belajar  dari pra hingga pasca menjadi ibu agar dpt membawa anaknya menuju jalan kebaikkan

     wooww Amazing selalu saja ketika saya menjelang ujian/gundah mendera  tanpa memberi tahu isi hati q kpd ibu, ibu selalu datang memberi semangat & motivasi sehingga semua rasa gundah itu mulai menghilang.
teman'' jg banyak yg merasakan hal seperti itu dengan berbagai versi. 

     Bangga akan anaknya ketika berprestasi maka orang'' akan bertanya "siapa sih ibunya?" * nada bahagia ketawa ketiwi. namun jika sang anak nakal orang'' pun akan bertanya "siapa sih ibunya?" *nama sedih & kecewa jelas terlihat draut wajahnya
     
    Nah mari bina diri tuk terus menimba ilmu berpacu dg waktu. jikalah kau telah jd ibu dedikasihkanlah diri sebaik''nya tak kenal lelah mengeruk dalamnya samudra ilmu. & jika masih sendiri / mau jd calon ibu sipkan madrasahmu tuk mendidik calon' surgawi 



Manfaat membaca  Al-qur'an 




1. Ayat-ayat al-Qur'an yang dibaca setiap hari akan memberikan 


motivasi dan penyemangat bagi si pembacanya.


2. Ketika membaca al-Qur'an, Allah akan menegur diri kita pada 



setiap ayat-ayat-Nya.



3. Bacaan al-Qur'an yang melibatkan emosi akan memberikan

kedamaian dan ketenangan yang tidak bisa dilukiskan, seperti

yang dialami dan dirasakan oleh Sayyid Quthb Rahimahullah.

4. Orang yang membaca al-Qur'an akan senantiasa ingat Allah dan

kembali kepada-Nya.

5. Orang yang membaca al-Qur'an akan selalu berada dalam 

kecukupan dan nikmat Allah meski ia merasakan serba kurang di dunia.

6. Ayat-ayat Allah akan menjadi penjaganya selama ia hidup di 

dunia, karena ia telah menjaga ayat-ayat-Nya.

7. Orang yang paham al-Qur'an adalah orang yang memiliki banyak  ilmu.

8. Orang yang membaca al-Qur'an bagaikan orang yang sedang menyelami samudera kehidupan, dan mengambil manfaat darinya.

9. Orang yang selalu akrab dengan ayat-ayat akan diberikan jiwa yang sejuk, hati yang damai dan pikiran yang jernih, sehingga membuatnya ingin selalu beramal, kreatif, inovatif dan produktif.

10. Orang yang membaca al-Qur'an akan selalu berada dalam kegembiraan dan penuh harapan, di saat orang lain merasakan kesedihan, kecemasan dan rasa pesimis. Karena diri mereka selalu dipompa dengan siraman ayat-ayat-Nya yang lembut.

11. Orang yang rajin membaca al-Qur'an akan selalu diberikan jalan kemudahan dan petunjuk sehingga tidak mudah untuk menyimpang dan menyerah karena ayat-ayat Allah akan selalu mengingatkan dirinya ketika dirinya 'tersandung dosa dan maksiat.'

12. Orang yang membaca dan menjaga al-Qur'an selalu berada dalam lindungan dan penjagaan Allah.

13. Ayat-ayat al-Qur'an mengajak pembacanya untuk senantiasa berpikir, merenung dan beramal sebanyak-banyaknya.

Dan masih banyak manfaat-manfaat lainnya yang terus update dengan kondisi kehidupan kita ... Semoga kita termasuk orang-orang yang selalu belajar dan meningkatkan diri untuk lebih dekat lagi dengan al-Qur'an ... Amiin ...



Manfaat Menangis
Membunuh bakteri
Tak perlu obat tetes mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Di dalam air mata terkandung cairan disebut dengan lisozom yang dapat membunuh sekitar 90-95 persen bakteri-bakteri yang tertinggal dari keyboard komputer, pegangan tangga, bersin dan tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam 5 menit.
Menyehatkan hidung
Menangis pun memiliki manfaat bagi pernapasan. Penyakit yang menyerang saluran pernapasan salah satunya adalah sinusitis, yaitu radang sinus. Peradangan pada sinus akan mengakibatkan proses pertukaran udara pada hidung terganggu karena proses pengaturan kelembaban hidung tidak berjalan normal.
Setiap tahun, penderita penyakit ini semakin meningkat. Penderitanya akan mengalami rasa sakit pada bagian kepala, perubahan warna lendir menjadi kuning kehijauan hingga mengakibatkan rasa nyeri di seluruh wajah yang tak jarang menimbulkan bengkak. Menangis dapat berguna sebagai cara alternatif untuk mengobati tekanan yang diakibatkan sinusitis.
Bangkitkan mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi. Dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24 persen protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.
Mengurangi stres
Air mata ternyata juga mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh yaitu endorphin leucine-enkaphalin dan prolactin. Selain menurunkan level stres, air mata juga membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.
Melegakan perasaan
Semua orang rasanya merasa demikian. Meskipun Anda didera berbagai macam masalah dan cobaan, namun setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Setelah menangis, sistem limbik, otak dan jantung akan menjadi lancar, dan hal itu membuat seseorang merasa lebih baik dan lega.
Keluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi tentang air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, keluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya lewat air mata.
Bikin mata lebih sehat
Indera penglihatan pun juga terkena efek positif akibat menangis. Air mata mampu menjadi anti bakteri alami bagi mata. Bakteri terbunuh karena kandungan cairan lisozom yang terdapat pada air mata. Kelembaban mata pun akan meningkat sehingga mengurangi risiko pandangan yang mudah kabur. Jadi, menangis berguna dalam meningkatkan kemampuan visual seseorang. [berbagai sumber]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

back to home
Blinking Pink Hello Kitty